Luas Lantai Perusahaan

  1. Apa yang anda ketahui tentang Luas lantai ?

Jawab : Luas Lantai Perencanaan luas lantai dari tempat kerja didapat setelah kita mengetahui jumlah mesin yang dibutuhkan, ukuran bahan dan juga ukuran tiap mesin. Lantai yang akan dihitung luasnya terdiri dari lantai produksi, gudang komponen pembantu, gudang bahan pembantu, gudang bahan baku dan gudang barang jadi.

Ref: http://wartawarga.gunadarma.ac.id

 

  1. Apa yang dimaksud dengan  fixed layout dan process layout ?

Jawab :  Fixed layout yaitu Metode pengaturan dan penempatan dari segala material/komponen produk yang utama akan tinggal tetap pada posisi/lokasinya sedangkan fasilitas produksi seperti tools, mesin, manusia serta komponen-komponen kecil lainnya akan bergerak menuju lokasi material atau komponen produk utama tersebut.

Process layout yaitu tipe layout yang biasa digunakan dengan mengelompokkan tiap jenis mesin dalam satu kelompok untuk melaksanakan jenis pekerjaan yang sejenis.

Ref : http://unicom.ac.id

 

  1. Sebutkan data yang digunakan dalam menghitung luas lantai bahan baku model tumpukan dan luas lantai mesin!

Jawab :   Data yang diperlukan dalam perhitungan luas lantai bahan baku model tumpukan diperlukan data-data seperti nomor komponen, nama komponen, jumlah komponen per-perakitan, tipe material, ukuran potongan, produksi per-jam dan efisiensi bahan. 

Untuk memberikan gambaran dari cara penyimpanan bahan baku di gudang, maka perlu digambarkan bagaimana cara penumpukan material tersebut, sehingga luas lantai yang dipakai sesuai dengan hasil perhitungan.

Ref : http://wartawarga.gunadarma.ac.id

 

  1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam luas lantai!

Jawab : 

  1. Luas lantai gudang bahan baku (Receiving) adalah luas lantai yang dipergunakan untuk menyimpan bahan baku atau material yang akan digunakan dalam produksi. Luas lantai gudang bahan baku terbagi menjadi dua model, yaitu model Tumpukan dan model Rak. Untuk memberi gambaran dari cara penyimpanan bahan baku digudang, maaka diperlukan gambar bagaimana cara penyimpanan materialtersebut (baik model Tumpukan maupun model Rak), sehingga luas lantai yang dipakai sesuai dengan hasil perhitungan.
    1. Luas lantai barang jadi (shiping) Data yang diperlukan dalam perhitungan luas lantai gudang barang jadi (Shipping) antara lain adalah: nomor komponen, nama komponen dan tipe barang jadi. Langkah-langkah perhitungan luas lantai gudang barang jadi adalah sebagai berikut:
  • Tentukan Allowance.
  • Tentukan total luas lantai.
    • Tentukan produksi jadi per satuan periode, yaitu produk yang dihasilkan untuk periode tertentu didasarkan pada produksi per jam dari perusahaan.
    • Tentukan volume kemasan total, yaitu volume kebutuhan untuk produk jadi per periode tertentu.
    • Tentukan luas lantai, yaitu lahan yang dibutuhkan berdasarkan volume kemasan.
    • Tentukan ukuran kemasan yaitu ukuran atau dimensi dari kemasan untuk tempat produk jadi perusahaan
    1. Luas lantai mesin (Pabrikasi dan Assembling) juga perlu perhitungan dalam perencanaan tata letak fasilitas dan pemindahan bahan. Data yang diperlukan dalam perhitungan luas lantai antara lain adalah:
    • Nama Mesin / Peralatan
    • Jumlah Mesin / Peralatan
    • Ukuran Mesin / Peralatan

    Data ini dapat diperoleh dari Multi Product Process Chart (MPPC).Pada luas lantai mesin juga perlu diperhatikan luas toleransi dan allowancenya. Luas toleransi diberikan untuk jalannya aliran produksi sehingga tidak mengalami kesulitan sewaktu proses produksi berjalan, dan luas allowance diberikan untuk jalannya alat-alat pengangkut bahan dan barang.

    1. Perhitungan luas lantai barang jadi adalah tempat penyimpanan produk yang telah selesai proses produksinya kemudian produk

    tersebut disimpan. Luas lantai barang jadi terdiri dari dua macam komponen kemasan yaitu kemasan isi dan kemasan kosong .

    Ref : http://wartawarga.gunadarma.ac.id dan http://unicom.ac.id

     

    1. Apa yang anda ketahui tentang toleransi bahan serta faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam mencantumkan besarnya toleransi bahan?

    Jawab : Luas toleransi diberikan untuk jalannya aliran produksi sehingga tidak mengalami kesulitan sewaktu proses produksi berjalan, dan luas allowance diberikan untuk jalannya alat-alat pengangkut bahan dan barang Prosedur untuk menghitung kebutuhan luas lantai, yaitu:

    1. Masing-masing pada stasiun kerja diukur panjang dan lebarnya, hal ini dilakukan untuk menentukan luas seluruh mesin, yaitu kebutuhan lahan untuk meletakan sejumlah mesin yang sejenis.
    2. Menentukan toleransi bahan, yaitu kelonggaran yang diberikan untuk penyimpanan sementara bahan yang akan diproses. Perlu diperhatikan dalam menentukan besarnya toleransi bahan adalah ukuran material bahan dan karakteristik material bahan.
    3. Panjang dan lebar mesin, masing-masing diberi kelonggaran, untuk memberikan ruang bagi barang setengah jadi (Work In Process, WIP), operator atau mungkin tempat peralatan. Total panjang dan total lebar dari mesin, luas per mesin dan luas seluruh mesin dapat dihitung dengan rumus:
  • Tinggi tumpukan sebesar 1 meter
  • Luas Lantai            =  

                                          = … m2

  • Allowance 200%    =  Luas Lantai x Allowance 200%
  • Total Luas Lantai   = Luas lantai + Allowance 200%

                                    = … m2

Ref: Diktat, 2010

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: