BIDANG – BIDANG MANAJEMEN

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, pengertian manajemen ditinjau dari segi seni adalah seni dalam menyelesaikan suatu pekerjaan melalui orang lain. Ini barati bahwa dalam sebuah organisasi ada orang yang merencanakan dan mengorganisasikan serta ada tenaga pelaksana. Fungsi – fungsi seperti inilah yang disebut manajemen.
Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, bidang – bidang manajemen keuangan, personalia, dan manajemen administrasi. Uraian berikut penulis akan membahas masalah dibidang manajemen Pemasaran.
MANAJEMEN PEMASARAN
Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial dimana seorang atau kelompok memperoleh apa yang mereka inginkan melalui penciptaan dan petukaran produk dan nilai.
Dari pengertian pemasaran diatas, manajemen pemasaran diartikan sebagai kegiatan pengaturan secara optimal dari fungsi pemasaran sebagai kegiatan pemasaran secara optimal dari fungsi pemasaran agar kegiatan pertukaran atau penyampaian barang dari produsen ke konsumen dapat berjalan lancer dan memuaskan melalui riset pasar, promosi, pengaturan organisasi pemasaran, system distribusi, dan bagaimana cara memuaskan hati pelanggan.
Manajemen pemasaran merupakan salah satu bidang operasional dalam perusahaan yang harus ditangani dengan sungguh – sungguh. Sebelum suatu produk dipasarkan, terlebih dahuludiperkirakan atau dipastikan apakah produk tersebut laku untuk dijual atau tidak. Setiap barang yang diproduksi tidak semua laku dijual. Sebaliknya setiap barang diproduksi tidak semuanya yang membeli. Bahkan, sering terjadi bahwa sebuah produk tidak laku dipemasaran akibat tidak sesuai dengan selera konsumen. Oleh karena itu, perusahaan perlu memalakukan riset pasar sebelum membuat produk baru .
Riset Pasar
Pasar merupakan indicator pemberian informasi – infomasi yang mempengaruhi kepentingan dibidang lainnya. Jika salah dalam menafsirkan dalam keadaan pasar bisa berakibat fatal dalam penentuan keijakan perusahaan. Dalam riset pasar harus benar – benar diadakan penelitian dan sedapat mungkin dihindari pengambilan kesimpulan yang salah. Riset pasar yang dilakukan berbeda untuk setiap jenis pasar. Riset pasar untuk pasar persaingan monopoli akan berbeda dengan riset pasar untuk pasar persaingan sempurna.

Segmentasi, targeting, dan positioning
Proses pemilihan pasar oleh manajemen pemasaran diawali dari proses segmentasi. Segmentasi adalah proses identifikasi sekelompok konsumen homogeny yang akan dilayani perusahaan. Misaslnya Astra Internotinal ( Astra ), yang merupakan produsen mobil. Astra juga membuat mobil yang ditujukan sebagai kendaraan rumah tangga, dan kendaraan niaga.
Oleh Astra, konsumen kendaraan keluarga kemudian dipilah lagi menjadi beberapa kelompok pasar yang homogen. Misalnya keluarga yang menyukai mobil sedan dan keluarga yang menyukai mobil minibus. Pengelompokan segmen pasar kedalam beberapa kelompok pasar yang homogen disbut targeting.
Katakanlah Astra menargetkan pasar kendaraan keluarga jenis minibus yang akan dilayani. Proses selanjutnya yang akan dilakukan adalah positioning. Dalam hal ini, misalnya, Astra memosisikan kendaraan minibus yang diproduksinya sebagai kendaraan keluarga jenis minibus yang hemat bahan bakar.

Bauran pemasaran
Terdapat empat unsure penting dalam perusahaan dalam memasarkan suatu produknya kepada konsumen. Keempat unsure tersebut ialah produk, harga, promosi, distribusi, atau yang lebih dikenal dengan 4^P ( product, price, promotion, dan place ).
Produk (product). Perusahaan harus mampu mengidentifikasikan aspek – aspek apa saja yang diinginkan oleh konsumen dari suatu produk. Selain dari aspek fungsional konsumen pada umumnya akan mempertimbangkan aspek lainnya misalnya, mutu, dan kemudahan penggunaan dari suatu produk. Singkatnya, perusahaan harus mampu menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar sasarannya.
Harga (price). Harga memainkan peranan penting dalam pemasaran. Mutu produk yang baik menjadi tidak ada artinya apabila konsumen enggan membeli produk tersebut karena alasan harga. Oleh karena itu, perusahaan harus mempertimbangkan daya beli dari konsumen yang menjadi sasarannya.
Promosi (promosi). Banyak bukti memberikan bahwa kenerhasilan produk dipasar ditentukan oleh aktivitas promosi perusahaan. Penggunaan media promosi, seperti media elektronik dan cetak, adalah penting untuk menyampaikan pesan tentang produk.
Distribusi atau penempatan (place). Unsure terakhir dari bauran pemasaran adalah ditribusi. Produk yang baik dengan harga yang wajar dan promosi yang tepat sasaran, menjadi tidak ada artinya apabila konsumen mengalami kesulitan untuk mendapatkan produk tersebut. Oleh karena itu, perusahaan memilih saluran distribusi yang sesuai dengan produk yang dipasarkan

Kepuasan pelanggan
Pelanggan merupakn raja yang harus dipatuhi kebutuhannya. Pemenuhan kebutuhan ini mengacu kepada kepuasan konsumen dalm jang panjang. Member kepuasan kepada konsumen dalam jangka panjang tidaklah mudah. Kepuasan jangka panjang dapat dipenuhi dengan memperhatikan hal – hal berikut :
Mutu barang. Barang yang dipasarkan harus memenuhi standar mutu yang sesuai dengan keinginan konsumen.
Mudah mendapatkan produk tersebut.
Pelayanan purnajual. Barang yang harus dijual selalu diikuti penggunaannya. Jika ada kesulitan dalam penggunaannya maka konsumen harus mendapat kepastian kepada siapa hal itu harus dilaporkan. Misalnya perusahaan mobil PT Astra Internasional, pemegang merekmobil Toyota di Indonesia, member layanan penjualan demi kepuasan pelanggan. Mereka mempersiapkan teknisi yang dapat membantu pemakai mobil Toyota jika ada yang mengalami kesulitan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: